Mahasiswa PGSD FKIP UCB Tampilkan Harmoni Budaya di Taman Nostalgia Kupang
PORTALNTT.COM, KUPANG – Suasana akhir pekan di Taman Nostalgia tampak berbeda pada Sabtu (7/2/2026). Ratusan warga berkumpul menyaksikan Pentas Seni bertajuk “Harmoni Budaya: Merajut Tradisi dalam Kreativitas Edukasi” yang digelar mahasiswa Program Studi PGSD, FKIP Universitas Citra Bangsa.
Kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Pementasan tersebut merupakan luaran mata kuliah sekaligus Ujian Akhir Semester (UAS) Seni Tari dan Drama. Konsep ujian yang dibuka untuk publik itu menjadi ruang aktualisasi mahasiswa sekaligus sarana pembelajaran kontekstual.
Dosen pengampu mata kuliah, Yosefina Metan, M.Pd., mengatakan mahasiswa telah melalui proses latihan dan pendalaman materi selama satu semester. Karena itu, ujian dalam bentuk pertunjukan dinilai lebih relevan dan aplikatif.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengekspresikan gagasan secara kreatif di ruang publik,” ujarnya.
Kolaborasi juga melibatkan mata kuliah lain, seperti Seni Rupa. Dosen Seni Rupa, Cynthia Kambuno, M.Sn., menyebut sinergi antardosen menghadirkan konsep acara yang lebih utuh, memadukan seni pertunjukan dengan pameran karya mahasiswa. Di sekitar arena panggung, pengunjung dapat melihat hasil karya makrame serta media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk tingkat sekolah dasar.
Kepala Program Studi PGSD, Yulis Nite, menilai kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter dan bakat mahasiswa calon guru. Menurut dia, guru sekolah dasar perlu memiliki kreativitas dan kepekaan seni untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dilatih percaya diri, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai itu penting ketika mereka kelak mendidik anak-anak,” kata Yulis.
Pentas seni yang digelar secara gratis itu menyedot perhatian warga dari berbagai kalangan usia. Sejak sore hingga malam hari, penonton menyaksikan beragam penampilan, mulai dari tari, drama, musikalisasi puisi, monolog, hingga stand-up comedy.
Kehadiran Sekretaris Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, Yesenia Lyanto, turut memberi dukungan moral bagi mahasiswa. Ia mendorong mahasiswa FKIP untuk terus berkarya dan menjadikan ruang publik sebagai medium pembelajaran sekaligus promosi positif kampus.
Acara berlangsung tertib hingga pukul 22.00 Wita. Sebagai penutup, panitia dan mahasiswa membersihkan area pertunjukan. Sikap itu menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan—bahwa kreativitas harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui pentas seni ini, PGSD FKIP UCB berharap capaian pembelajaran tidak hanya tercermin dalam nilai akademik, tetapi juga dalam kontribusi nyata kepada masyarakat.
https://www.portalntt.com/mahasiswa-pgsd-fkip-ucb-tampilkan-harmoni-budaya-di-taman-nostalgia-kupang/